Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

Tips Kerja Sampingan Dengan Membuka Jasa Desain Grafis

kerja sampingan desain grafis

kerja sampingan desain grafis
kerja sampingan desain grafis

Kerja sampingan dengan membuka jasa desain grafis bagi seseorang yang memiliki kemampuan membuat desain bisa menjadi pilihan menarik untuk dilakukan, karena hingga saat ini jasa desain grafis bisa dibilang sebagai salah satu bisnis yang menjanjikan. Semakin hari semakin banyak orang yang membutuhkan jasa ini, mulai dari hal sepele seperti pembuatan desain kartu nama, membuat undangan pernikahan, hingga pembuatan desain iklan yang besar seperti baliho, billboard dan lain sebagainya. (baca juga : Macam-Macam Media Iklan Untuk Promosi)

Besarnya peluang yang ada di dunia desain grafis, memang berdampak pada semakin besarnya persaingan yang terjadi. Meningkatnya persaingan yang kompetitif ini juga disebabkan karena makin banyaknya lulusan desain grafis dari institusi pendidikan, makin banyaknya tempat kursus desain, dan mudahnya akses untuk belajar desain, baik melalui buku maupun internet.

Mampu dan siap bersaing adalah hal penting yang dibutuhkan, meski hanya kerja sampingan, bisa jadi suatu saat nanti apabila sudah dikenal banyak orang akan bisa membuka bisnis jasa desain grafis secara mandiri, bahkan bisa menjadi salah satu perusahaan yang mampu berkembang hingga beromset ratusan juta rupiah.

Kerja-Sampingan-Dengan-Membuka-Jasa-Desain-resovatecom
Kerja Sampingan Dengan Membuka Jasa Desain (Ilustrasi)/resovate.com

Merintis kerja sampingan sebagai desainer grafis, selain dapat dijalankan tanpa mengeluarkan modal besar (hanya dengan bermodal laptop dan jaringan internet), usaha inipun dapat dilakukan disela-sela pekerjaan utama ataupun dirumah. Apabila kerja sampingan ini mampu berjalan dengan lancar, maka penghasilan akan semakin bertambah disamping gaji utama yang telah diterima.

Memiliki kerja sampingan dengan modal kecil memang menjadi keinginan banyak orang, namun perlu diingat bahwa usaha yang hanya membutuhkan modal kecil biasanya juga akan tetap membutuhkan kemampuan yang besar. Semakin besar dan banyak kemampuan yang dimiliki maka akan semakin besar pula peluang yang ia dapat.

Berikut tips sukses kerja sampingan di desain grafis :

1. Siap berpikir kreatif dan inovatif

Syarat pertama untuk sukses kerja dibidang desain grafis adalah memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif dan inovatif. Kemampuan ini terkait dengan cara berpikir pada hal-hal baru dan segar yang sebelumnya tidak/belum ada, juga kemampuan untuk mengembangkan sesuatu yang sebelumnya sudah ada.

Selain untuk menciptakan sebuah kebaruan, kreativitas dan inovasi sangat diperlukan untuk memberi solusi terbaik pada klien. Dengan kreativitas inilah seorang desainer akan dapat memvisualisasikan apa yang diinginkan oleh mereka. Melalui kreativitas pulalah desainer grafis akan dikenal, karyanya akan dihargai dalam berbagai bentuk, dan salah satunya adalah uang. (baca juga : Kreativitas Tanpa Batas di Usaha Periklanan)

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif, misalnya dengan banyak membaca, menghadiri berbagai acara pameran desain, mengikuti forum diskusi, memperbanyak koleksi referensi desain, kuliah desain dan juga mengikuti berbagai kompetisi desain.

2. Meningkatkan kemampuan dalam membuat desain

Meningkatkan kemampuan dalam membuat desain adalah mutlak dibutuhkan, baik kemampuan teknis maupun konseptual. Ide yang bagus jika tidak diimbangi dengan kemampuan teknis yang memadai biasanya akan mengalami banyak kendala dalam memvisualisasikan ide tersebut dalam bentuk karya nyata.

Kerja-Sampingan-sebagai-fotografer-juga-bagus-aseantourpackagescom
Meningkatkan kemampuan desain dengan belajar fotografi (Ilustrasi)/aseantourpackages.com

Kemampuan teknis yang bisa ditingkatkan misalanya tentang penguasaan software desain grafis seperti software pengolah image (foto) dan vector. Software pengolah image yang paling populer digunakan para desainer grafis misalnya produk Adobe Photoshop, untuk software pengolah vector visa menggunakan CorelDraw, Adobe ilustrator, dan lain sebagainya.

Selain meningkatkan kemampuan teknis dibidang komputer, akan lebih baik lagi bagi seorang desainer juga meningkatkan beberapa kemampuan misalnya keterampilan sketsa, menggambar manual, fotografi dan lain sebagainya, hal ini bertujuan untuk mendukung proses kerja dalam memvisualisasikan suatu gagasan pada sebuah karya desain grafis. Ada banyak tempat untuk bisa belajar, misalnya dengan bergabung dengan komunitas, ikut kursus, ataupun kuliah di jurusan desain.

3. Mengembangkan kemampuan komunikasi

Kemampuan komunikasi bagi seseorang yang ingin menggeluti usaha sampingan jasa desain grafis juga tidak kalah penting untuk dikembangkan. Kemampuan komunikasi ini bisa berupa komunikasi verbal seperti berbicara langsung pada klien dan menggunakan kata-kata dengan teks, dan juga kemampuan komunikasi visual yakni kemampuan mengutarakan pendapat dengan menggunakan gambar ataupun tanda-tanda visual.

Mimiliki kemampuan komunikasi verbal yang baik akan banyak berguna untuk memperluas jaringan dan mempermudah dalam melakukan transaksi, hal ini dibutuhkan misalnya saat melakukan presentasi ataupun mengajukan sebuah penawaran desain kepada calon klien. Semakin banyak bahasa yang dikuasai, maka akan semakin baik, karena saat ini jasa desain grafis juga bisa ditawarkan via online dengan menyasar klien dari berbagai negara di dunia.

Menekuni kerja sampingan sebagai seorang desainer grafis memang tidak akan pernah lepas dari bahasa visual dalam pekerjaannya. Bahasa visual ini banyak digunakan dalam media iklan dimana seorang desainer harus mampu memanfaatkan ruang iklan yang sempit namun bisa mengkomunikasikan banyak hal pada publik secara efektif dan efisien.

4. Memanfaatkan waktu luang

Mampu memanfaatkan waktu luang merupakan salah satu kunci sukses bagi siapapun yang memiliki kerja sampingan. Disiplin yang tinggi menjadi satu cara agar tidak banyak waktu yang terbuang dengan percuma, misalnya memanfaatkan waktu bangun tidur dan sebelum tidur, memanfaatkan jam istirahat, atau mengoptimalkan hari libur kerja seperti sabtu dan minggu.

5. Membentuk jaringan kerja yang luas

Banyak teman banyak rejeki, itulah satu alasan kenapa seorang yang memiliki kerja sampingan harus memiliki jaringan kerja yang luas. Dengan mencari pertemanan sebanyak-banyaknya tentu akan semakin membuka peluang untuk mendapat pekerjaan.  (baca juga : Kartu Nama, Sarana Promosi Murah Dalam Usaha)

Jaringan kerja bisa diperoleh dari mana saja, bisa rekan kerja sekantor, tetangga, sahabat, dan juga kerabat atau famili yang ada dimanapun juga. Selain jaringan kerja offline, jangan segan pula untuk menyapa teman-teman yang ada di dunia online seperti di jejaring sosial. Facebook, twitter, instagram, BBM dan lainnya bisa menjadi sarana efektif untuk memperluas jaringan kerja. Jangan lupa, membuat blog ataupun website yang berisi portfolio karya desain grafis juga akan dapat mendukung kerja sampingan sebagai desainer grafis.

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan melalui tombol di atas. Jangan enggan untuk berkomentar agar bisa saling belajar. Mari berjejaring dengan kami di Facebook


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*