Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

Strategi Menentukan Target Pasar Secara Tepat

cara menentukan target market perusahaan

cara menentukan target market perusahaan
cara menentukan target market perusahaan

Menentukan target pasar atau yang sering disebut dengan target market merupakan sebuah upaya perusahaan untuk fokus dan konsentrasi dalam melayani pada salah satu pasar/konsumen tertentu yang dituju. Hal ini perlu dilakukan supaya tujuan pemasaran bisa berjalan secara efektif dan efisien.

Menentukan target pasar dilakukan setelah perusahaan melakukan pemetaan dan mengidentifikasi pasar menjadi beberapa segmen, setelah itu perusahaan dapat mengevaluasi daya tarik masing-masing segmen, dan memilih satu atau beberapa segmen pasar. (baca juga : Strategi Segmentasi Pasar dan Manfaatnya Bagi Usaha)

Jika dicermati secara seksama, sebenarnya tidak ada satupun bisnis yang mampu mentarget semua kalangan, karena pasar yang ada saat ini sangat luas dan heterogen, luas secara geografis, demografis, psikografis maupun tingkah lakunya.

Untuk dapat memenuhi kebutuhan seluruh manusia di dunia tentu akan membutuhkan biaya yang sangat besar dan dalam jangka waktu yang cukup lama. Oleh karena itu disinilah pentingnya menentukan target pasar secara tepat.

Menentukan Target Pasar
Menentukan Target Pasar secara tepat (ilustrasi) / Image via increasemyonlinebusiness.com

Menurut Kottler (2003:299), terdapat beberapa pola untuk dapat menentukan target pasar, pola-pola tersebut diantaranya adalah :

1. Single Segmant Concentration (Konsentrasi segmen tunggal)

Yaitu perusahaan hanya memilih pada satu segmen pasar saja, sehingga segala daya upaya perusahaan dikonsentrasikan pada satu segmen tertentu. Banyak alasan perusahaan hanya memilih satu segmen pasar saja, misalnya karena perusahaan masih baru, keterbatasan dana, segmen yang ditarget belum/tidak memiliki pesaing, dan merupakan segmen yang paling tepat sebagai landasan untuk ekspansi ke segmen lainnya.

Contoh usaha dengan menggunakan segmen tunggal misalnya: usaha video shoting yang khusus melayani video dokumentasi pernikahan, khusus untuk kalangan ekonomi menengah atas dan di wilayah tertentu saja (tidak  melayani dokumentasi event musik, tidak melayani acara ulang tahun, tidak melayani kalangan ekonomi bawah, dll).

2. Selective Specialization (Spesialisasi selektif)

Merupakan sebuah cara perusahaan dalam memilih sejumlah segmen pasar yang menarik dan sesuai dengan tujuan serta sumber daya yang dimiliki. Menentukan target pasar dengan pola ini dilakukan dengan cara melihat kekuatan-kekuatan yang ada di perusahaan, mulai dari peralatan, perlengkapan, sumber daya manusia dan lain sebagainya.

Misalnya, usaha video shoting tidak hanya melayani video dokumentasi pernikahan saja, dengan peralatan dan sumberdaya yang sama perusahaan tersebut juga bergerak dibidang dokumentasi event musik, membuat video company profile, pembuatan iklan televisi, melayani beberapa kalangan ekonomi, dan memiliki jangkauan di beberapa wilayah yang sudah ditentukan. (baca juga : Daftar Peralatan Usaha Video Shooting Pernikahan)

3. Product Specialization (Spesialisasi produk)

Yitu satu pola perusahaan yang memusatkan diri pada pembuatan produk tertentu yang akan dijual kepada berbagai segmen pasar. Perusahaan bisa saja hanya memiliki satu produk (barang/jasa) namun mampu merambah pasar yang lebih banyak.

Misalnya usaha video shoting hanya melayani dokumentasi pernikahan, namun perusahaan tersebut melayani berbagai kelas ekonomi baik bawah, menengah maupun atas. Perusahaan tersebut memiliki jangkauan wilayah yang luas bahkan luar kota bahkan luar provinsi, dengan satu produk jasa perusahaan tersebut memiliki berbagai varian harga dan kualitas yang bisa dipilih, dan lain-lain.

4. Market Specializtion (Spesialisasi pasar)

Merupakan sebuah strategi perusahaan yang memusatkan diri pada upaya melayani berbagai kebutuhan dari suatu kelompok pelanggan tertentu. Menentukan target pasar dengan pola ini dilakukan dengan cara melihat berbagai peluang di kelompok pelanggan yang sudah ada.

Misalnya, usaha video shoting yang melayani video dokumentasi pernikahan, ia juga melayani foto, melayani rias pengantin, persewaan dekorasi pernikahan, persewaan sound system, katering pernikahan, persewaan mobil pengantin, dan kebutuhan lain terkait dengan pernikahan dalam wilayah tertentu saja. Pada intinya, perusahaan melayani berbagai kebutuhan produk (jasa dan barang) dalam pasar yang sama.

5. Full market coverage (Pelayanan penuh)

Perusahaan berusaha melayani semua kelompok pelanggan dengan semua produk yang mungkin dibutuhkan. Hanya perusahaan besar yang mampu menerapkan strategi ini, karena dibutuhkan sumber daya yang sangat besar.

Menentukan target pasar bagi perusahaan memang penting dilakukan agar semua agenda perusahaan dapat berjalan secara mudah, efektif dan efisien. Selamat berjuang…

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan melalui tombol di atas. Jangan enggan untuk berkomentar agar bisa saling belajar. Mari berjejaring dengan kami di Facebook


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*