Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

Serba-serbi Kopi, Kafein, Rasa dan Cara Menikmatinya

Mereka yang bukan penggemar kopi mungkin ragu menikmati kopi karena kandungan kafein bersifat meracuni tubuh. Namun, dengan takaran yang pas, kafein dalam secangkir kopi sebenarnya sangat efektif meningkatkan kewaspadaan, bahkan mencegah penyakit-penyakit kronis.

Kafein merupakan senyawa alkaloid, juga terdapat dalam teh (1-4,8 persen), kopi (1-1,5 persen), dan biji kola (2,7-3,6 persen). Selain terkandung dalam bahan alami, kafein juga bisa dibuat secara semisintetis.

Meski aman dikonsumsi, kafein dapat menimbulkan reaksi yang tidak dikehendaki, seperti insomnia, gelisah, pernapasan meningkat, tremor otot, dan diuresis (sering kencing). Kafein juga dapat menimbulkan kecanduan ringan. Mereka yang tidak biasa minum kopi akan mengalami sakit kepala di pagi hari atau setelah 12 jam sejak mengonsumsi kopi.

Namun, menurut penelitian The American Journal of Clinical Nutrition, peminum kopi hitam dengan tingkat asupan biasa saja, yakni dua sampai empat cangkir per hari, memiliki risiko 20 persen lebih rendah terkena penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang minum kurang dari dua cangkir atau lebih dari empat cangkir.

Serba-serbi Kopi, Kafein, Rasa dan Cara Menikmatinya

ilustrasi kopi aceh

Kopi Hitam

Untuk mendapatkan manfaat positif dari kopi, para ahli menyarankan konsumsi kopi organik serta kopi Arabica dari Jawa. Setiap 8 ons kopi Arabica diketahui mengandung kadar protein yang lebih tinggi dibanding kopi biasa serta memiliki kadar kafein yang lebih rendah. Kopi organik ini juga mengandung zat antioksidan 40 persen lebih tinggi dibanding kopi jenis lain

Satu cangkir kopi rata-rata mengandung 100-150 miligram kafein. Satu demitasse (cangkir mini untuk espresso) single -espresso rata-rata mengandung 80-120 miligram kafein.

Bila satu demitasse single-espresso mengandung sekitar seratus miligram kafein, berarti kita bisa minum sampai dengan tiga cangkir espresso sehari dengan aman tanpa terpengaruh efek negatif dari kafein; dengan asumsi Anda tidak minum terlalu banyak minuman kola, makan coklat, atau minum obat sakit kepala di hari yang sama.

Tentu, setiap tubuh manusia mempunyai metabolisme yang berbeda untuk mengolah kafein. Yang perlu diperhatikan, meski Anda sedang hamil atau tidak, adalah menkonsumsi kopi secara yang wajar.

Jenis Kopi berdasarkan Rasa

Kopi arabica adalah jenis kopi yang menguasai 70 persen pasar dunia. Dibanding Robusta, kopi jenis ini memiliki lebih sedikit kadar kafein. Ciri-ciri kopi arabica, antara lain, rasanya lebih halus, kental di mulut, dan memiliki aroma sedap mirip percampuran bunga dan buah.

Kopi robusta sejauh ini menguasai 30 persen pasar dunia dan kebanyakan berada di luar tanah Kolombia, seperti Indonesia dan Filipina. Ciri-ciri kopi jenis ini teksturnya kasar, baunya khas dan manis, dan rasanya lebih seperti cokelat.

Kopi liberica adalah jenis kopi yang berasal dari Liberia, Afrika Barat. Kopi ini dapat tumbuh setinggi sembilan meter dari tanah. Pada abad ke-19, jenis kopi ini didatangkan ke Indonesia untuk menggantikan kopi arabica yang terserang oleh hama penyakit.

Kopi ekselsa termasuk jenis kopi yang sangat jarang ditemui karena populasinya yang memang sangat terbatas. Kopi ekselsa mulai dikenal sejak  1904. Di Indonesia, kopi jenis ini banyak terdapat di Provinsi Jambi. Kurang lebih sudah 50 tahun penduduk lokal membudidayakan kopi jenis ekselsa.

Baca juga : Jenis Kopi Nusantara Terbaik, dari Aceh Hingga Papua

Cara Menikmati Kopi

Nyete’ adalah konsep berbeda dalam menikmati kopi yang banyak dilakukan di daerah Jawa. Ampas kopi yang tersisa akan digunakan untuk membatik atau melukis di batangan rokok sehingga ketika dihisap rasa rokok tersebut akan mirip seperti kopi.

Kopi joss adalah jenis minuman kopi yang banyak ditemui di angkringan Yogyakarta. Kopi joss adalah kopi tubruk panas yang diberi arang membara. Begitu diberi arang maka kopi akan mengeluarkan suara josss yang kencang sehingga terciptalah nama kopi itu.

Kalau kita mau menikmati kopi yang sebenarnya, minumlah kopi hitam. Campuran es, susu, dan gula, seperti yang disajikan ice blended membuat cita rasa dasar kopi banyak berubah.

Baca juga : Jangan Salah, Ini Aturan Dasar Menyeduh Kopi!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*