Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

Jangan Salah Pilih, Ini Ciri Peluang Bisnis Yang Bagus

Peluang bisnis hingga saat ini masih sangat diburu oleh banyak orang yang ingin berwirausaha, tidak hanya bagi yang ingin memulai usaha saja, namun juga mereka yang telah memiliki usaha dan ingin mengembangkan usahanya. Banyaknya pemburu peluang bisnis ini menyebabkan banyak orang juga yang menawarkan berbagai peluang, baik di dunia nyata maupun di dunia maya seperti di jejaring sosial maupun blog/website.

Janji-janji manis seringkali menjadi senjata utama dalam menawarkan berbagai peluang usaha, mulai dari untung yang berlipat-lipat hingga janji balik modal dalam waktu singkat.

Dari banyaknya peluang yang ditawarkan tersebut tentu ada yang benar dan juga ada yang salah, ada yang cocok dengan kondisi keuangan kita dan tidak, dan lain sebagainya. Meski usaha membutuhkan keberanian, namun berhati-hati dalam memilih berbagai peluang usaha sangat dibutuhkan. Untuk itulah teliti dan cermaati sebelum memutuskan dalam memilih. (Baca juga : Aneka Peluang Usaha Bidang Multimedia)

Berikut ini ada beberapa gambaran ciri-ciri peluang bisnis yang bagus, semoga dapat dijadikan sebagai “peta” untuk mengambil keputusan.

1. Permintaan nyata

Ciri peluang bisnis yang baik salah satunya adalah produk berupa barang ataupun jasa yang akan dijual memiliki pasar yang dituju, ada pembelinya, dan mempunyai permintaan yang nyata.

Munculnya sebuah produk akan lebih baik apabila produk tersebut mampu merespon kebutuhan yang tidak/belum dipenuhi pada pasar yang dituju. Banyak permintaan dan tidak ada saingan itu yang terbaik, karena pada saat ini banyak orang yang memiliki kemampuan produksi namun sedikit konsumennya. (Baca juga : Tips Agar Produk Baru Siap Bersaing di Pasaran)

Mempunyai konsumen yang jelas, adalah syarat utama sebuah peluang bisnis bisa dibilang bagus. Bisa saja konsumen tersebut memang sudah ada, misalpun belum ada dan mungkin bisa dibentuk, namun harus mempertimbangkan berbagai biaya dan waktu yang dihabiskan dalam membuat konsumen baru.

Riset pasar bisa menjadi langkah terbaik untuk mengetahui ada-tidaknya permintaan atas produk yang akan ditawarkan.

2. Tingkat pengembalian investasi (return on investment)

Return On Investment (ROI ) adalah total nilai biaya yang diinvestasikan pada sebuah usaha dan nilai biaya tersebut telah kembali, atau istilah bekennya “balik modal“.

Peluang bisnis yang bagus tentu memiliki ukuran-ukuran perkiraan kapan modal yang ditanamkan akan dapat kembali. Pengembalian investasi biasanya berasal dari akumulasi keuntungan setiap bulannya, untuk itulah rencana target penghasilan dari bulan-kebulan juga harus jelas. Semakin tepat dan jelas jangka waktu ROI maka akan semakin baik peluang bisnis tersebut.

Cara menghitung ROI secara sederhana misalnya; kita akan membuat Toko Komputer, untuk membuka usaha tersebut membutuhkan biaya 200 juta (50 juta untuk menyewa tempat selama 5 tahun, 100 juta untuk belanja komputer dan perlengkapannya, dan 50 juta untuk operasional), jika 200 juta yang kita keluarkan sudah kembali dengan utuh dari akumulasi keuntungan perbulannya selama sekian bulan, maka bisa dikatakan ROI dapat tercapai. Semakin singkat waktu yang dibutuhkan dalam pengembalian ROI maka peluang bisnis tersebut semakin baik.

Selain mempunyai tingkat pengembalin investasi yang jelas, peluang bisnis yang baik tentu harus mempunyai prospek yang baik untuk jangka panjang, bisnis tersebut tidak lekang oleh waktu dan dibutuhkan konsumen hingga jangka waktu yang lama. (Baca juga : Kiat Sukses Usaha Rumahan Jasa Video Shooting)

3. Kompetitif

Kompetitif bukan hanya masalah harga, namun kualitas produk juga menjadi syarat mutlak untuk bisa dikatakan peluang bisnis yang bagus. Produk berupa barang ataupun jasa yang ditawarkan setidaknya harus memiliki kualitas yang sama dengan produk sejenis yang sudah ada, akan lebih baik lagi apabila produk yang ditawarkan memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan produk barang atau jasa lain yang tersedia dipasaran.

Ada banyak lini yang bisa dijadikan sebagai ukuran apakah peluang bisnis tersebut kompetitif atau tidak, misalnya kualitas produk yang ditawarkan, strategi pelayanannya, cara pengemasan, harga jual di pasaran, sistem distribusinya, dan lain sebagainya. Jika produk yang akan diluncurkan belum/tidak ada pesaingnya maka peluang bisnis tersebut semakin baik.

4. Mencapai Tujuan

Tujuan sebuah usaha tentu sama dengan prinsip ekonomi, yaitu bagaimana mendapatkan hasil sebanyak-banyaknya dengan pengeluaran sekecil-kecilnya dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Peluang bisnis yang baik tentu juga sama, yakni mampu memberikan hasil secara terus-menerus sehingga bisa sebanding dengan resiko investasi yang telah dilakukan.

Memang, dalam berbisnis tidak pernah ada kepastian, meski demikian harus tetap ada tujuan yang harus dicapai. Peluang bisnis yang memiliki perencanaan yang matang untuk mencapai tujuannya akan lebih baik jika dibandingkan peluang bisnis yang minim/tanpa rencana sama sekali.

5. Ketersediaan Sumberdaya dan Kompetensi

Menurut Capron and Hulland (1999), Sumberdaya merupakan sejumlah pengetahuan, aset fisik, manusia, dan faktor-faktor berwujud dan tidak berwujud lainnya yang dimiliki atau dikendalikan, yang memungkinkan untuk menghasilkan secara efektif dan efisien penawaran pasar yang bernilai untuk beberapa segmen pasar. Sedangkan menurut Henderson and Cockburn (1994) kompetensi adalah kemampuan perusahaan untuk mengekploitasi sumberdaya yang berbeda, dengan menggunakan berbagai proses organisasi untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Jika menilik dari pengertian diatas, peluang bisnis yang bagus berarti dalam menjalankan peluang tersebut tidak terlalu banyak kendala untuk mengoperasikannya, karena memang semua aset sumberdaya dan kompetensi sudah ada ataupun dapat dipersiapkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*