Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

Ini Proses Membuat Undangan Pernikahan

Membuat undangan pernikahan memiliki beberapa proses yang harus dilakukan. Beberapa proses tersebut dapat dilakukan melalui tahapan-tahapan yang sebenarnya mudah dijalankan. Bisa dilakukan sendiri (jika punya kemampuan), ataupun dengan cara mendelegasikan proses tersebut pada orang-orang yang memiliki kompetensi di bidangnya. Inilah yang namanya usaha, tidak harus semua hal dikerjakan sendiri.

Secara sederhana, dalam membuat undangan pernikahan dapat dilakukan dalam lima langkah. Dari setiap langkah tersebut masing-masing akan menentukan baik-buruknya hasil kartu undangan pernikahan yang dibuat. Oleh karena itu bisa dibilang semua proses yang ada harus diperhatikan secara seksama untuk mendapatkan hasil yang terbaik. (baca juga : Tips Usaha Sampingan Jasa Cetak Undangan Pernikahan)

Berikut ini proses membuat undangan pernikahan :

1. Menyiapkan materi undangan pernikahan

Menyiapkan materi undangan pernikahan menjadi langkah pertama yang harus dilakukan, materi ini bisa berupa teks yang berisi berbagai informasi mengenai acara pernikahan yang akan dilangsungkan. Selain itu juga foto kedua mempelai jika diperlukan, dan peta lokasi tempat berlangsungnya acara pernikahan.

Beberapa materi teks yang umum digunakan untuk membuat undangan pernikahan diantaranya; nama kedua mempelai, nama masing-masing kedua orang tua, alamat kedua orang tua, waktu dan tempat akad nikah, hari dan tanggal dilangsungkannnya acara resepsi, tempat penyelenggaraan, dan juga kata-kata bijak ataupun kutipan ayat suci yang biasanya diletakkan di bagian belakang sampul halaman kartu undangan.

Dalam menyiapkan materi berupa teks, jangan lupa untuk menanyakan pada pemesan tentang bahasa yang akan digunakan dalam kartu undangan pernikahan. Pilihan bahasa ini biasanya juga akan disesuaikan dengan para undangan yang akan dituju. Misalnya menggunakan bahasa inggris apabila undangan dari beberapa negara, bahasa indonesia untuk undangan sekelas nasional, ataupun bahasa daerah apabila undangan hanya dibuat hanya untuk masyarakat lokal.

2. Menentukan bahan yang akan digunakan

Ada banyak bahan yang bisa digunakan untuk membuat undangan pernikahan, mulai dari kertas, mika, plastik, kain, logam dan bahan alternatif lainnya. Dari masing-masing bahan yang digunakan biasanya juga akan mempengaruhi tingkat kesulitan produksi, kualitas hasil akhir, cepat-tidaknya proses pembuatan, dan juga harga undangan pernikahan.

Untuk bahan dari jenis kertas saja ada ratusan macam yang bisa dipilih, ada kertas linen, kertas BC, HVS, kertas art paper, kertas foto, ivory, concord, fancy, kertas daur ulang dan lain sebagainya. Dari masing-masing jenis kertas tersebut memiliki tingkat kerapatan serat yang berbeda dan juga tekstur kertas yang berbeda. Untuk membuat undangan pernikahan dari bahan kertas tidaklah harus menggunakan jenis kertas yang sama. Dalam satu undangan bisa saja menggunakan beberapa jenis kertas dengan ketebalan yang berbeda.

Baca Juga :

Untuk saat ini dalam membuat undangan pernikahan sebagian besar masyarakat kita memang masih menggunakan kertas, namun untuk mereka yang ingin tampil unik biasanya akan memilih bahan-bahan alternatif. Penggunaan bahan alternatif ini biasanya digunakan untuk memunculkan kesan yang berbeda, bisa dikoleksi sebagai souvenir, dan lain sebagainya.

3. Membuat desain undangan pernikahan

Membuat desain undangan pernikahan ini bisa dilakukan sendiri maupun oleh orang lain seperti desainer maupun biro jasa desain. Fungsi desain disini adalah untuk merancang semua tampilan visual dalam kartu undangan agar bisa sesuai dengan proses cetak yang akan dilakukan dan juga bahan yang akan digunakan, baik karakter bahan maupun warnanya.

Desain undangan pernikahan yang dirancang untuk cetak digital, cetak offset dan cetak sablon biasanya juga berbeda, hal ini disesuaikan dengan teknik produksi yang digunakan. Cetak undangan digital dilakukan dengan teknik yang hampir sama dengan penggunaan printer biasa, jika cetak offset dilakukan dengan mesin offset, dan jika dengan teknik sablon dilakukan dengan sistem cetak saring (menggunakan screen).

warna cmyk undangan pernikahan

Untuk cetak digital desainer biasanya cukup menyiapkan satu file siap cetak meski undangan pernikahan tersebut terdiri dari banyak warna. Untuk undangan pernikahan yang akan dicetakoffset biasanya desainer akan memberikan desain yang terdiri dari empat pecahan warna, yaitu untuk warna-warna cetak seperti Cyan, Magenta, Yellow dan Key/black (CMYK). Sedangkan untuk undangan yang akan dicetak dengan menggunakan teknik sablon, desainer akan memberikan file negatif sebanyak penggunaan warna yang akan diperlukan dalam undangan pernikahan tersebut.

4. Mencetak undangan pernikahan

Dalam mencetak undangan pernikahan, menggunakan teknik cetak digital merupakan proses yang paling mudah dan cepat dikerjakan. Seperti yang telah disebutkan diatas, cetak digital cukup menggunakan file digital dan di print dengan printer digital. (baca juga : Contoh Undangan Pernikahan Unik)

Berbeda jika menggunakan teknik offset, proses pencetakanya membutuhkan proses yang lebih lama karena masih perlu membuat paper plat yang berfungsi sebagai negatif film. Plat ini bisa dibuat oleh biro jasa khusus ataupun di percetakan offset tersebut. Plat ini terdiri dari empat buah yang digunakan untuk empat warna pokok yakni Cyan, Magenta, Yellow danKey/black (CMYK). Jika empat warna tersebut digabungkan sesuai dengan prosentasenya,  maka akan menghasilkan beraneka ragam warna sesuai yang dibutuhkan.

Salah satu teknik yang telah lama digunakan untuk membuat undangan pernikahan adalah teknik sablon. Teknik ini cukup sederhana dan bisa dilakukan oleh siapapun yang mau mempelajarinya. Ada banyak jenis screen yang bisa digunakan untuk mencetak, perbedaan ini ditentukan oleh kerapatan serat yang ada pada screen tersebut. Semakinn rapat biasanya digunakan untuk permukaan yang semakin halus. Misalnya untuk bahan plastik, mika dan kaca maka ia menggunakan kerapatan paling halus, untuk mencetak kertas menggunakan kerapatan sedang, dan untuk kain bisa menggunakan kerapatan yang longgar.

Dalam proses cetak undangan pernikahan, ada kalanya para pemesan menginginkan warna-warna khusus misalnnya warna emas ataupun perak. Warna khusus ini dapat dipesan melalui percetakan dimana undangan tersebut dipesan. Selain warna khusus, agar undangan memiliki kualitas terbaik biasanya juga diberi finishing berupa lapisan laminasi mengkilap maupun doft.

5. Mengemas undangan pernikahan

Mengemas undangan pernikahan bisa menjadi langkah terakhir yang dilakukan. Ada banyak jenis kemasan untuk undangan pernikahan, bisa dari bahan dasar kertas hingga plastik. Fungsi dari kemasan ini selain untuk melindungi undangan didalamnya juga berfungsi untuk mempercantik undangan pernikahan yang dibuat. (baca juga : Membuat Kemasan Produk Itu Penting, Jangan Sepelekan)

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan melalui tombol di atas. Jangan enggan untuk berkomentar agar bisa saling belajar. Mari berjejaring dengan kami di Facebook


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*