Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

Cita Rasa Kopi, dari Aroma Hingga Sweetness

Menentekan kualitas cita rasa kopi yang baik memang tidak mudah. Paling tidak, kopi tidak hanya dilihat dari bentuknya, tapi juga dinilai dari aroma dan rasa yang ditimbulkan kopi itu sendiri. Proses penilaian cita rasa kopi disebut uji cita rasa kopi atau coffe cupping.Ada enam ukuran penting dalam menilai cita rasa kopi, yaitu aroma, acidity, body, flavors, aftertaste, dan sweetness. Enam indikator inilah yang menentukan cita rasa kopi.

Cita rasa kopi ini mudah dikenali bagi penikmat kopi. Ketika Anda menikmati secangkir kopi, biasanya Anda akan terkesan dengan karakter cita rasa kopi. Berikut ulasan karakter cita rasa kopi:

Karakter Cita Rasa Kopi: Aroma

kopi

Aroma kopi akan kita bisa nikmati sesaat setelah kopi diseduh. Aroma merupakan sensasi cita rasa yang berbentuk gas yang bisa menguap. Itu sebabnya mengapa kadang aroma kopi tak bisa dicium kuat jika kopi menurun suhunya.

Namun, aroma kopi akan tetap menonjol meski suhu kopi pada kopi yang mutunya baik. Cita rasa aroma kopi dipengaruhi dari beberapa hal, seperti pertumbuhan kopi saat di kebun, proses pascapanen, dan aroma yang terbentuk pada saat proses penyangraian.

Ingat, tidak semua cita rasa aroma kopi itu baik dan bisa dinikmati. Misalnya, beberapa aroma taint yang terjadi karena kesalahan pada proses pascapanen hingga pada saat roasting.

Karakter Cita Rasa Kopi: Acidity

Acidity adalah tingkat keasaman kopi, yaitu cita rasa yang cerah dan menyegarkan. Keasaman kopi yang jelas paling banyak ditemukan di kopi-kopi yang berasal dari Ethiopia, Kenya, dan kopi dengan proses basah.

Cita rasa keasaman yang dirasakan dalam kopi tidak selalu berkorelasi dengan pH kopi, tetapi diyakini merupakan hasil dari tumbuhan itu sendiri. Cita rasa keasaman kopi arabika akan lebih jelas dibanding kopi robusta. Acidity adalah sebuah sensasi cita rasa pada kopi yang dipengaruhi banyak hal. Selain karena karakter cita rasa bawaan dari kopi (organic acid), sensasi keasaman juga dapat terbentuk dari proses pascapanen. Misalnya, pada proses basah kopi akan lebih kuat karakter acidity-nya lantaran proses fermentasinya.

Cita rasa keasaman juga bisa berkurang pada saat kopi disangrai terlalu lama. Tanpa acidity, kopi arabika akan terasa pincang. Value dari kopi arabika adalah acidity. Kopi-kopi di Indonesia adalah kopi yang rata-rata memiliki acidity lebih rendah jika dibanding dengan kopi dari Afrika atau Amerika Tengah.

Itu bukan berarti kopi Indonesia memiliki kualitas lebih rendah, melainkan ia adalah ciri khas kopi Indonesia yang memiliki body lebih baik dibandingkan kopi dari negara lain. Cita rasa acidity dapat kita rasakan seperti menikmati secangkir jus buah jeruk, apel, stroberi, lemon, dan buah lainnya yang memiliki keasaman menyegarkan.

Karakter Cita Rasa Kopi: Body

Cita rasa yang melekat penuh di rongga mulut saat meminum kopi adalah sensasi dari body. Body bisa diilustrasikan dengan cara membandingkan susu segar penuh lemak dengan susu segar rendah lemak.

Susu segar penuh lemak akan lebih berat di rongga mulut dibandingkan susu segar rendah lemak. Namun, jika ingin dijabarkan lebih jauh, body bisa dirasakan seperti agak berminyak di mulut, agak kering di mulut, dan atau terasa seperti cream yang sangat penuh di mulut.

Selain susu segar, untuk ilustrasi mengenai body adalah kopi Sumatra yang terkenal dengan body yang tinggi dibanding dengan daerah penghasil kopi lainnya. Cita rasa body dapat tercipta karena proses pengelupasan buah, atau juga karena profil sangraian yang lebih gelap.

Karakter Cita Rasa Kopi: Flavors

biji kopi

Cita rasa kopi itu bervariasi, bisa hanya terasa satu karakter cita rasa yang menonjol hingga cita rasa karakter yang kompleks. Semua itu terjadi karena genetik pohon kopi, proses dikebun, proses pascapanen, hingga proses sangrai.

Kopi yang memiliki cita rasa flavors kompleks bisa membuat peminumnya sangat menikmatinya karena kopi terasa lebih meriah. Kopi-kopi dari Afrika atau Amerika Tengah memiliki kompleksitas rasa lebih banyak dibandingkan kopi-kopi dari Brazil.

Di Indonesia, kopi-kopi dari Toraja akan lebih memiliki cita rasa kompleks dibandingkan kopi-kopi dari Jawa. Kopi yang memiliki cita rasa tidak kompleks biasanya digunakan sebagai kopi campuran dikarenakan memiliki satu dominan rasa yang mungkin tidak dimiliki kopi-kopi lainnya.

lustrasi dari cita rasa yang kompleks bisa dengan cara merasakan fruit punch dibanding dengan orange juice. Fruit punch adalah minuman campuran dari buah yang memiliki kekayaan rasa yang bervariasi, sedangkan orange juice hanya memiliki dominan rasa orange yang kuat, tetapi orange juice dapat menambahkan rasa yang kompleks pada fruit punch.

Karakter Cita Rasa Kopi: Aftertaste

Aftertaste adalah cita rasa yang bisa bertahan paling lama pada kopi. Cita rasa lain bisa hanya sekejap, namun aftertaste dapat dirasakan lebih lama atau biasa disebut long aftertaste.

Kopi-kopi yang memiliki long aftertaste yang baik akan dicari penikmat kopi. Aftertaste terjadi dikarenakan rasa yang kompleks yang menetap lebih lama pada rongga mulut. Sekadar ilustrasi, sebuah permen rasa mint akan memiliki aftertaste lebih lama bila dibanding dengan permen rasa lemon.

Karakter Cita Rasa Kopi: Sweetness

Semua kopi arabika memiliki kadar manis yang lebih banyak dibandingkan kopi robusta. Jadi, seharusnya kopi arabika akan terasa manis jika disangrai dengan baik. Apalagi jika menggunakan kopi arabika pilihan dengan cacat sekunder sedikit dan tanpa cacat primer.

Cita rasa kopi yang manis akan membuat peminumnya merasa lebih nyaman. Kopi dengan sweetness yang tinggi menandakan kualitasnya sangat baik. Manis bisa seperti manis tebu, gula putih, atau gula merah.

Manis kopi di sini berbeda dengan dengan kopi ditambah gula, tetapi dengan manisnya kopi itu akan membuat Anda tidak ingin berhenti meneguknya. Ilustrasikan rasa manis di kopi dengan mengonsumsi buah semangka matang dengan buah melon. Keduanya memiliki rasa manis, tetapi secara umum semangka akan terasa lebih manis dibandingkan buah melon.

Baca juga : Jangan Salah, Ini Aturan Dasar Menyeduh Kopi!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*