Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

Ciri-ciri lengkap dan harga batu akik Red Baron asal Pacitan

Salah satu batu akik yang saat ini sedang naik daun dan diminati para kolektor adalah batu akik jenis Red Baron asal Pacitan, Jawa Timur. Meskipun hampir mirip dengan batu akik asal Bengkulu, Red Raflesia, batu akik Red Baron dikenal memiliki kualitas unik yang tak bisa ditemukan di tempat lain.

Nama Red Baron sendiri dipercaya berhubungan dengan tempat asalnya, yaitu Sungai Maron di Desa Dersono yang secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan Pringkuku. Seiring dengan penambangan, maka keberadaan batu mulia ini di alamnya semakin langka. Terkadang di kawasan lain muncul pengakuan terhadap batu akik ini.

Ciri-ciri

Batu Akik Red Baron memiliki warna merah seperti bauah tomat dan sangat mengkilap. Cara mendapatkan batu akik Red Baron Pacitan sangat sulit dan sangat langka untuk ditemukan. Tak hanya itu, Red Baron juga dikenal sangat sulit untuk di buat batu akik karena kadang dalam satu bahan atau bongkahan hanya bisa dibuat 1 batu akik ukuran kecil. Maka tidak mengherankan kalau batu ini memiliki harga yang lumayan tinggi.

red baron pacitan

Inilah ciri-ciri lengkap batu akik Red Baron asal Pacitan, Jawa Timur yang dikutip dari berbagai sumber terpercaya :
1. Kilauan seperti moonstone.
2. Memiliki serat seperti pungung kura- kura.
3. Seperti merah tomat.
4. Kilauan seperti mata kucing.
5. Mampu menyerap cahaya atau bisa berubah warna mengikuti cahaya.

Kisaran harga

Harga Red Baron Pacitan bervariasi, antara ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Berbagai kompetisi batu akik kerap kali melibatkan batu akik ini. Popularitas ini ternyata dibarengi dengan oknum nakal yang mencoba memalsukan produ batu akik ini. Sehingga bagi Anda yang berminat memilikinya, harus ekstra selektif dalam saat membelinya.

Menurut keterangan Andri, salah satu pemilik toko batu akik asli Pacitan, batu Red Baron (kelas calcedony atau kalsedon) saat ini sedang naik daun. Harganya pun boleh dibilang tinggi karena bisa mencapai Rp 120 juta.

“Batu yang memiliki lukisan alam ini pasti hanya ada satu di dunia karena benar-benar dari alam. Kalau ada duplikatnya, pasti imitasi,” kata Andri saat festival batu akik di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (24/6) malam.

Sebelumnya pada festival dan pameran batu akik Bragastone di Jalan Braga, Kota Bandung pada Maret 2015 lalu, harga untuk satu cincin bermata batu ini dengan ukuran kantoran, harganya bisa Rp 2,5 juta. Namun, yang paling mahal Rp 75 juta untuk batu yang pernah juara dalam kompetisi batu permata.

Baca juga : Foto-foto batu Red Borneo yang mempesona

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*