Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

Begini cara memunculkan warna pada Kalimaya Black Opal

Keindahan batu Kalimaya black opal terletak pada warna-warna yang muncul saat batu itu erkena cahaya. Warna-warna tersebut biasanya disebut dengan istilah kembang jarong. Kalimaya seperti itu bernilai jutaan rupiah.

Tak heran jika para kolektor dan pedagang berupaya agar batu black opal yang dimilikinya memunculkan warna, sehingga harga jualnya akan mahal berlipat-lipat.

Melalui proses alami, black opal sebenarnya akan mengeluarkan warna. Namun, prosesnya yang terlalu lamadiarasa akan membuat pedagang rugi secara ekonomi. Oleh karena itu merekla mencari “jalan pintas” agar batu mereka memunculkan kembang jarong.

Proses percepatan atau istilahnya treatment untuk memunculkan warna pada batu black opal sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun harus berhati-hati karena batu kalimaya mudah pecah.

Kalimaya Black Opal
Kalimaya Black Opal

Wajib baca : Kandungan dan manfaat giok Aceh menurut pakar Feng Shui, lengkap!!

Bahan pertama yang dibutuhkan mempercepat munculnya kembang jarong adalah air hujan. Jika tidak afa air hujan,  bisa digantikan dengan air kelapa hijau atau cairan isotonik yang dapat diperoleh di minimarket.

Perlu diingat, untuk mendapatkan kembang jarong yang maksimal sebaiknya dilakukan pada batu kalimaya black opal yang masih berupa bahan atau batu yang belum digosok. Sebab pada batu yang masih berupa bahan akan terlihat bagian yang lebih dominan keluar kembang jarongnya.

Bagi pemilik black opal yang sudah dalam bentuk batu cincin atau masih berbentuk bahan atau bongkahan, bisa dilakukan treatmen untuk mengeluarkan warna atau jarong. Hanya saja memakan waktu cukup lama untuk mendapatkan hasil memuaskan.

Berikut langkah-langkah untuk memunculkan kembang jarong pada kalimaya black opal :

  1. Masukkan black opal anda kedalam wadah tertutup seperti botol, toples atau gelas yang meiliki penutup.
  2. Masukkan air hujan yang sudah ditampung kedalam wadah yang berisi black opal tersebut hingga terendam.
  3. Tutup wadah tersebut hingga rapat.
  4. Jemur black opal beserta wadah berisi air hujan tersebut dibawah matahari terik antara jam 12 sampai jam 2 siang kurang lebih selama 2 jam.
  5. Setelah dijemur selama 2 jam, angkat kembali wadah dan batu kalimaya tersebut dan disimpan di tempat bersuhu kamar dan usahakan tidak terkena cahaya langsung baik lampu atau matahari, misalnya di dalam lemari atau dikolong tempat tidur dan lain-lain.
  6. Seminggu sekali batu kalimaya black opal diambil dari wadah rendaman air hujan di lap dengan kain kering dan bersih dan digosok dengan menggunakan serbuk intan atau amplas yang sangat halus bila batu belum menampakkan kembang jarong.
  7. Lakukan proses menjemur (nomor 4) dan menyimpan ditempat gelap (nomor 5) setiap hari, dan setiap seminggu sekali digosok dengan bubuk intan sambil dilihat apakah sudah ada perubahan pada batu kalimaya black opal tersebut.

Biasanya perubahan akan mulai tampak bila treatment ini telah dilakukan selama 3 bulan. Bila perlu tambahkan waktu menjemur menjadi 3 jam dimulai pukul 11 sampai pukul 2 siang.

Baca juga : Foto-foto black opal Kalimaya, indahnya!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*