Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

Batu Pirus: Sejarah, mitos dan khasiatnya

Batu Pirus merupakan jenis batu mulia tertua. Inilah batu yang tak lekang oleh zaman.  Pirus atau Turquoise atau fairus dalam bahasa Arab Ibrani, merupakan campuran fosfat tembaga dan alumunium, besi serta emas dengan tingkat kekerasan antara 5-7 skala Mohs.

Ada juga yang menyebut sebagai campuran tanah, kapur, dan batu. Tak heran ada batu Pirus yang terlihat gurat-gurat putih. Batu Pirus atau Turquoise memiliki corak bermacam-macam, yang paling umum dijumpai adalah bermotif sarang laba-laba dilatari warna biru atau hijau.

Warna dasar Turquoise adalah biru seperti langit, biru muda kehijauan hingga ke hijau muda. Warna biru berasal dari tembaga ,ferum (besi), dan aluminium. Batu Pirus atau Turquoise berasal dari Semanjung Persia (Iran, Israel, Afghanistan, Sinai), Nevada, Carlifornia, New Mexico, dan Arizona.

Batu Pirus tidak transparan atau tembus cahaya, namun memiliki bermacam warna dengan garis-garis melintang menyerupai retakan. Urat-urat pada Pirus warna merah memiliki nilai yang tinggi karena dipercaya dari jenis Pirus yang sakral.

Dikutip dari permatabatu.com, konon jika Anda memberkan Pirus kepada seseorang yang Anda kasihi, maka batu tersebut akan melindungi pemakainya dari energi negatif dan membawa keberuntungan kepadanya. Turquoise adalah batu simbol persahabatan dan  kedamaian dalam rumah tangga.

Turquoise bisa menguatkan dan menyelaraskan semua cakra dalam tubuh. Secara spesifik, batu ini menguatkan cakra tenggorokan, jantung dan cakra pusat, meningkatkan kemampuan komunikasi terutama untuk hal-hal yang bersifat emosional. Batu ini juga meningkatkan penyaluran ide-ide kreatif dan intuitif. Batu Pirus adalah batu penyembuh jiwa, pembawa energi yang menenangkan dan mendamaikan pikiran.

batu pirus
batu pirusatu akik

Mitos dan khasiat

Batu Pirus digunakan sekitar 7000 tahun yang lalu, berarti dibanding Lapis lazuli, batu Pirus 500 tahun lebih awal dikenal sebagai permata. Hal ini terbukti dengan ditemukannya Pirus sebagai alat solekan di Mesir Purba dan menjadikannya celak mata.

 Para ahli menemukan bahwa di suku Inca kuno dan Mesir menggunakan Turquoise atau fairus  sebagai perhiasan bagi menghias mayat golongan bangsawan sebelum dimakamkan. Tak heran bila banyak makam bangsawan Inca kuno dibongkar kuburnya untuk mendapatkan harta berupa batu ini sebelum kuburan dimusnahkan.

Orang Barat menganggap Turquoise sebagai batu yang mempunyai berbagai keistimewaan dari segi penyembuhan penyakit. Sedangkan di suku Puak Red Indian dahulu meletakkan Turquoise pada busur panah sebagai kepercayaan mereka bahwa batu Pirus dapat membantu mereka memanah pada sasaran yang tepat.

Tidak hanya berkutat seputar sejarah, batu ini diyakini dapat membantu profesi akuntan,manager dalam bekerja karena diyakini dapat membawa pada relaksasi mental dan pikiran karena perasaan was-was atau bingung. Batu Turquoise juga berkhasiat untuk mengobati penyakit paru-paru, syaraf, mata, penyakit di kerongkongan. Pirus pun mampu menguatkan jantung, memperbaiki peredaran darah, keracunan dalam darah, dan memulihkan tenaga.

Batu berurat iini juga dipercaya membantu seseorang dalam memulai usaha baru. Dapat memperingatkan pemakainya dari bahaya atau penyakit yang akan menyerang dengan perubahan warnanya.

Pada abad ke-13, Pirus  dipercaya melindungi pemakainya dari jatuh, terutama jatuh dari kuda. Batu ini juga kerap digunakan untuk relaksasi tubuh, mengatasi rasa was-was, kekacauan mental, serta menenangkan emosi.

Orang Indian percaya bahwa jika turquoise direkatkan di busur, anak panah yang ditembakkan pasti akan mengenai sasarannya. Juga dipercayai akan membawa kebahagiaan dan keberuntungan. tercatat bahwa nabi muhammad saw pernah memakai cincin dengan batu pirus sebagai batunya.

Batu pirus secara turun temurun di sukai para raja dan bangsawan di lingkungan istana keraton, apabila anda berprofesi sebagai seorang pemimpin dan pengusaha maka disarankan untuk menggunakan batu pirus. batu pirus juga dipercaya untuk keselamatan,bagus untuk digunakan saat berdoa, ber diplomasi dan batu ini mengeluarkan aura kebijaksanaan,kewibawaan dan elegan.

Pirus yang paling mahal adalah Pirus dengan serat warna merah. Sebab, konon warna merah identik dengan hal-hal sakral. Namun demikian justru batu Pirus polos lah yang memiliki harga lebih tinggi di pasaran batu permata, seperti Pirus Naishabur berwarna biru muda dan Pirus Mekkah berwarna hijau daun. Namun, tak jarang ditemukan pirus berwarna hitam, putih, bahkan berwarna perak.

Baca juga : Pirus Lazuli, batu akik Tulungagung berwarna unik

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*