Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>

Batu kalimaya black opal, ciri dan cara merawatnya

Batu kalimaya black opal merupakan batu akik yang memiliki banyak penggemar. Batu ini memiliki struktur dan tekstur retakan-retakan di sekelilingnya dengan tingkat kekerasan antara 5.5 hingga 6.5 mohs. Di Indonesia, kalimaya black opal banyak ditemukan di daerah Lebak Banten, Jawa Barat.

Keindahan kalimaya black opal akan semakin terlihat di bawah sinar karena akan mengeluarkan pendar cahaya warna-warni yang mengagumkan. Pendaran cahaya warna-warni pada kalimaya inilah yang disebut dengan jarong atau kembang.

Kalimaya black opal dari Banten memiliki kilau warna yang hidup dan tidak menghilang. Selain itu tekstur permata kalimaya hitam dari Lebak terlihat lebih kasar. Tak heran jika  harga kalimaya black opal cukup mahal. Saat ini, harga kalimaya opal hitam bervariasi dan tergantung warnanya, berkisar mulai  dari Rp 300.000 sampai ratusan juta rupiah.

Kalimaya black opal
Kalimaya black opal

Wajib baca : Kandungan dan manfaat giok Aceh menurut pakar Feng Shui, lengkap!!

Kalimaya umumnya berwarna putih, abu-abu, jingga, kuning terang, oranye, merah, biru, cokelat, ungu, magenta, merah rose, hijau dan hitam. Kalimaya yang paling banyak dicari adalah fire opal atau kalimaya api yang didominasi warna merah menyala seperti api.

Selain warna merah, warna lainnya yang juga digemari adalah opal ungu dan biru terang. Selain karena keindahan warnanya, kalimaya jenis ini diminati karena langka. Kalimaya juga banyak ditemukan di India, Mesir, Australia, dan Meksiko.

Ciri-ciri kalimaya black opal yang berkualitas

  • Kalimaya black opal mengandung warna hitam legam.
  • Meskipun dengan skala mohs 5.5 hingga 6.5, namun kalimaya black opal tetap padat dan tidak rapuh meskipun digores.
  • Kalimaya black opal yang bagus memiliki warna yang komplit serta mengeluarkan warna berkilau seperti berlian.
  • Serat batu halus dan tidak terlihat dibagian permukaannya.
  • Meskipun berwarna hitam legam, kalimaya black opal tetap tembus cahaya apabila disinari dengan senter ataupun lampu yang terang.
  • Bila digores dengan amplas, residu black opal tidak berwarna hitam.
  • Permukaan batu kalimaya black opal yang bagus akan terlihat mengkilap seperti porselen atau keramik apabila dibentuk.

Cara membedakan kalimaya black opal asli dan palsu:

  • Meskipun tergolong batu mulia yang lunak, sebuah batu akan tahan terhadap proses pembakaran.
  • Batu asli akan kalis atau tahan terhadap bahan kimia seperti cat ataupun minyak. Untuk membuktikannya Anda dapat menggunakan cat. Apabila cat tersebut tidak menempel pada batu, itu artinya batu tersebut asli.
  • Tak ada batu yang sempurna. Setiap batu pasti memiliki serat. Tidak ada batu dengan tekstur yang sangat halus atau bahkan tanpa serat sama sekali.
  • Berat jenis batu berbeda dengan plastik atau kaca. Batu asli memiliki berat yang sesuai dengan besarnya. Tak seperti batu sintetis yang akan memiliki bobot lebih ringan jika dibandingkan dengan ukurannya.
  • Cek ke laboratorium khusus gemstone terdekat untuk mengecek kadar kandungan mineral yang terdapat di pada batu kalimaya black opal Anda.
cincin kalimaya black opal
cincin kalimaya black opal

Menggosok kalimaya black opal dengan daun pisang kering

Ini adalah cara yang sering digunakan oleh orang zaman dulu untuk memperindah batu akik. Meskipun cara ini dirasa masih kuno, namun ternyata sejauh ini masih dianggap ampuh untuk menambah kilauan dari batu akik.

Senyawa yang ada pada daun pisang kering (jawa: klaras) dapat membuat batu akik menjadi lebih mengkilap. Caranya cukup sederhana dan simple, cukup ambil beberapa daun pisang kering, lalu gosok-gosokkan searah pada batu akik kalimaya. Lakukan secara rutin, maka Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Menggosok kalimaya black opal dengan kulit

Cara ini adalah cara yang lazim digunakan oleh para kolektor akik saat ini. Cara yang terbilang sederhana namun bisa menghasilkan kilauan batu akik yang menawan. Kulit adalah salah satu media yang bisa membuat batu akik semakin mengkilap.

Itu disebabkan karena kulit bisa mengeluarkan minyak alami yang sangat berguna untuk meningkatkan keindahan batu akik kalimaya. Kulit yang bisa Anda gunakan usahakan yang sudah tidak terpakai, misalnya kulit pada bekas sabuk, atau bisa juga kulit pada bekas dompet Anda. Cukup gosokkan batu akik kalimaya pada kulit searah seperti biasanya.

Menggosok kalimaya black opal dengan bambu

Salah satu cara yang digunakan oleh orang zaman dulu untuk merawat batu kalimaya adalah dengan menggunakan media bambu. Dengan memanfaatkan kehalusan tekstur pada kulit bambu, ternyata sangat membantu meningkatkan kadar kemengkilapan akik kalimaya.

Namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam menggosokkan batu akik kalimaya pada bambu, yaitu: cuci sampai bersih bambu yang akan digunakan, kemudian jemur sampai kering, jangan menggosok terlalu keras dan gosokkan harus dengan arah yang sama. Jangan terlalu sering menggosok, paling tidak sebulan sekali.

Merendam kalimaya black opal dengan air kelapa

Cara yang saat ini paling populer dan sederhana. Cukup masukkan batu kalimaya ke dalam air kelapa muda. Lebih baik rendam dengan wadah yang bisa ditutup agar air kelapa tidak tercampur dengan kotoran.

Diamkan semalam kemudian ambil batu tersebut lalu lap dengan kain yang lembut. Dijamin batu akan terlihat semakin indah dan mengkilap.

Menggosok kalimaya black opal dengan kertas pasira atau amplas

Yang paling utama dalam penggosokan batu akik kalimaya black opal adalah pemilihan kertas pasir yang tepat. Pilihlah kertas pasir atau amplas yang lembut, dengan ukuran 1200 atau 1500. Gosok dengan perlahan dengan gerakan satu arah. Cara ini cocok untuk batu kalimaya black opal yang belum mengkilap.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*