Info peluang usaha, Bisnis Rumahan, Modal usaha, bisnis online dan Usaha kecil>


6 Langkah Membuat Program Promosi Penjualan

promosi penjualan - sales promotion
promosi penjualan | Image : aadocks.be

Salam Sukses.. Program Promosi Penjualan (Sales Promotion) adalah aktivitas promosi yang dilakukan dengan memberikan berbagai insentif jangka pendek untuk mendorong keinginan mencoba atau membeli suatu produk atau jasa. Promosi Penjualan ini merupakan salah satu bagian dari Bauran Promosi (Promotion Mix) .

Promosi penjualan biasa dilakukan untuk menarik calon konsumen agar mau membeli atau merasakan produk saat itu juga. Berbagai cara dilakukan seperti dengan memberikan diskon besar-besaran, pemberian hadiah langsung, pemberian kupon belanja, bahkan sample produk yang bisa diberikan secara gratis.

Membuat program Promosi Penjualan (Sales Promotion) harus dipertimbangkan dengan matang dan dilakukan oleh para pemasar sejak awal agar segala hal yang telah direncanakan dapat berjalan lancar dan efektif.

bauran-pemasaran-melakukan-promosi-penjualan-duniafotoaditblogspotcom
Kegiatan promosi-penjualan (Ilustrasi)/duniafotoadit.blogspot.com

Berikut ini langkah-langkah membuat program promosi penjualan, yaitu:

1. Menentukan Besarnya insentif (the size of the incentive)

Menentukan besarnya insentif sangat penting dilakukan saat mengadakan program promosi penjualan, karena hal ini akan sangat mempengaruhi respons penjualan. Semakin tinggi insentif yang diberikan biasanya akan meningkatkan minat calon konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan. Namun semakin tinggi insentif yang diberikan tentu biaya yang dikeluarkan perusahaan juga semakin besar. Sebagai contoh memberi diskon 75% tentu akan lebih menarik minat daripada hanya memberi diskon 10%.

2. Menentukan syarat-syarat partisipasi (conditions of participations)

Menentukan syarat-syarat partisipasi biasanya dilakukan agar dapat menyasar pada segmen pasar yang lebih spesifik ataupun membatasi jumlah partisipan yang dapat menikmati insentif promosi penjualan. Dengan cara ini biasanya Insentif hanya ditawarkan kepada mereka yang memenuhi syarat-syarat tertentu. Misalnya ; “Buy 2 Disc10% – Buy 3 Disc30%”, “Gratis Pulsa 10rb Setiap Pembelian 100rb”, “Diskon 50% untuk Pelajar dengan menunjukkan kartu pelajar yang masih berlaku”, dan lain-lain.

3. Menentukan durasi waktu promosi (duration of promotion)

Menentukan durasi waktu pelaksanaan promosi juga tidak kalah penting untuk dilakukan, hal ini terkait dengan kesempatan para konsumen untuk dapat menikmati insentif dari program promosi yang dijalankan. Jika durasi waktu promosi penjualan terlalu singkat biasanya hanya sedikit konsumen yang bisa mengambil keuntungan, apabila promosi penjualan dilakukan terlalu lama maka akan kehilanagan daya tarik untuk membujuk konsumen.

4. Menentukan sarana distribusi untuk promosi (distribution vecible),

Ada banyak sarana distribusi yang bisa digunakan untuk memberikan insentif pada program promosi penjualan. Bisa melalui kupon yang dibagikan lewat kemasan, bisa juga insentif dimasukkan dalam kemasan (misalnya beli sabun cuci didalamnya ada gelas), atau konsumen harus datang langsung ke toko agar dapat menikmati insentif, bahkan pemberian insentif ada yang harus dikirim melalui pos. Setiap cara dan sarana yang digunakan biasanya akan berpengaruh pada luasnya jangkauan distribusi promosi.

5. Menentukan waktu yang tepat (the timing Of promotion)

Menentukan waktu yang tepat untuk melakukan promosi juga penting, hal ini terkait dengan momentum yang sedang berlangsung di masyarakat. Waktu-waktu yang tepat untuk promo biasanya juga tergantung dari produknya, misalnya memberi diskon hari lebaran dan hari natal untuk penjualan pakaian dan makanan. Dalam menentukan waktu yang tepat, biasanya para pemasar telah membuat kalender promosi yang dibuat sebagai acuan dalam menyelenggarakan promosi tiap tahunnya.

6. Menentukan total anggaran promosi penjulan (the total sales promotion budget),

Menentukan besarnya anggaran untuk promosi dilakukan guna mengetahui secara pasti berbagai biaya yang harus dikeluarkan dalam program promosi penjualan. Menentukan besaran biaya ini bisa ditentukan berdasar berbagai hal seperti besarnya insentif, durasi waktu, sarana promosi, jangkauan distribusi dan faktor tak terduga lainnya. Dengan perencanaan anggaran yang tepat diharapkan kegiatan promosi dapat berjalan efektif dan sebanding dengan semua biaya yang dikeluarkan.

Mari berdiskusi lewat kolom di bawah ini :

Silahkan tinggalkan pesan

Alamat email Anda tidak akan terpublikasi.


*


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.